Doa Setelah Adzan

Doa Setelah Adzan – Adzan bukanlah menjadi suatu hal yang asing bagi umat muslim. Bahkan adzan ini sudah menjadi suatu rekan didalam keseharian. Adzan juga bukan cuma menjadi suatu ajaran agama atau kebudayaan di Indonesia saja, bakal tetapi juga sudah ada sejak masa Nabi. Adzan ini di lantunkan sebanyak 5 kali didalam sehari, sesuai bersama jumlah sholat perlu sebanyak 5 kali sehari.

Maka berasal dari itu sanggup di hitung berapa jumlah masjid yang ada di beragam belahan dunia, dan kecuali tiap-tiap masjid adzan 5 kalisehari, maka sudah berapa puluh ribu kali adzan yang sanggup dijalankan didalam waktu sehari saja. Dn hal ini tentu terlalu luar biasa.

Adzan ini sebagai sebuah tanda datangnya waktu sholat seta panggilan spesifik bagi semua umat muslim, baik itu untuk laki-laki atupun para perempuan untuk langsung didalam mengerjakan sholat. Para muslim ini di perintahkan untuk langsung meninggakan segala kesibukannya masing-masing sehingga langsung mencukupi penggilan berasal dari Allah SWT untuk sholat beerjamaah.

Dan di didalam adzan pastinya memiliki banyak sekali keutamaan yang ada di dalamnya. seandainya saja, kami sanggup membaca doa sehabis adzan yang sanggup kamu amalkan sehingga memperoleh kebaikan, bahkan hal ini juga sudah ada riwayatnya yang menyebutkan segala doa yang di baca sehabis adzan bakal enteng untuk di kabulkan oleh Allah SWT.

Kumandang adzan adalah kumandang paling indah yang tak pernah surut tiap-tiap waktunya. Setiap adzan selesai berkumandang terlampir doa yang disampaikan. Ini yang disebut doa sehabis adzan.

Kamu tentu sudah jelas bahwa di tiap-tiap area waktu dikumandangkannya adzan berbeda-beda. Apa hikmahnya?

Hikmahnya adalah bahwa kumandang adzan tidak bakal pernah berhenti sedetikpun di semua dunia. Ia bakal tetap dikumandangkan, lafadz Allah bakal selamanya diperdengarkan.

Ketika Jawa Barat selesai adzan, Sumatera lanjut adzan. Habis Indonesia selesai adzan, arab saudi lanjut adzan dan seterusnya. Lafadz Allah tidak pernah berhenti dikumandangkan.

Apa makna adzan sesungguhnya?

Adzan adalah sebuah panggilan kepada umat Islam untuk sehingga langsung mendekat kepada-Nya. Ia mengajak Umat Muslim untuk langsung mencukupi panggilan Allah bersama menunaikan shalat.

Mengapa umat Islam diperintahkan untuk Shalat?

Tujuannya terkandung terhadap kata-kata setelah itu sehabis hayya a’la shalah (marilah menunaikan shalat) yakni hayya ala falah (marilah raih kemenangan).

Jadi tujuan ajakan untuk shalat adalah untuk raih kemenangan.

Ketika umat Islam raih persoalan didalam hidupnya, maka panggilan Shalat adalah untuk mengajak mereka mengadu kepada Allah SWT atas segala persoalan hidupnya.

Tujuannya sehingga ia mendapat solusi (kemenangan) berasal dari masalahnya tersebut.

Doa Setelah Adzan

Setiap adzan yang dikumandangkan maka kamu perlu untuk menjawabnya. Setiap lafadz adzan terkandung lafadz untuk menjawabnya.

Sebagian besar lafadz kumandang adzan dibalas bersama lafadz yang serupa. Seperti lafadz allahuakbar dijawab bersama lafadz yang serupa yakni allahuakbar.

Lafadz syahadat asyahadu a’la illaha illallah juga dijawab bersama lafadz yang serupa yakni asyhadu a’la illaha illlallah.

Ada juga lafadz yang bacaan balasannya tidak sama layaknya hayya ala shalah hayya ala falah dijawab bersama lafadz la hawla wala quwwata illa billah.

Setelah adzan selesai berkumandang, maka ada Doa Setelah Adzan sebagai bagian berasal dari sunnah.

Berikut adalah lafadz arab berasal dari doa tersebut.

للهُمَّ رَبَّ هذِهِ الدَّعْوَةِ التَّآمَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَآئِمَةِ، آتِ مُحَمَّدَانِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَالشَّرَفَ وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ

مَقَامًامَحْمُوْدَانِ الَّذِىْ وَعَدْتَهُ اِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادَ

Bila dilatinkan bacaan doa sehabis adzan berikut adalah sebagai berikut.

“Allaahumma robba haadzihid da’watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal, ‘aaliyatar rofii’ah, wab’atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa’adtah, innaka laa tukhliful mii’aadz.”

Kemudian terjemahan didalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut.

“Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah al-wasilah (derajat di surga), dan al-fadhilah (keutamaan) kepada nabi Muhammad. Dan bangkitkanlah beliau sehingga sanggup duduki kedudukan terpuji yang Engkau janjikan.”

Bacaan berikut disita berasal dari sunnah Nabi yang tercantum didalam hadist riwayat Bukhari, Abu dawud, Tarmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah.

Selain merupakan sunnah, menerapkan doa sehabis adzan memiliki keistimewaan. Salah satunya adalah diberikannya syafaat.

Hal ini termaktub didalam sabda Nabi SAW, “Barang siapa ketika mendengar adzan selanjutnya mengucapkan (doa sehabis adzan), maka masuklah syafaatku baginya di hari kiamat.” (HR. Bukhari).

Kemudian membaca doa sehabis adzan bakal dikaruniai wafat didalam keadaan husnul khatimah.

Rasullah didalam pernyataannya menyebutkan bahwa siapapun yang mengucapkan doa sehabis adzan bakal memperoleh syafaat. Ketika ia sudah berhak atas syafaat berasal dari Rasulullah SAW maka sudah tentu ia bakal dikaruniai keimanan waktu meninggal di akhirat kelak sehingga kematiannya husnul khatimah.

Itulah pembahasan berkaitan bersama doa sehabis adzan yang perlu untuk tiap-tiap umat Islam ketahui. Karena adzan adalah panggilan sakral yang merupakan perintah Allah untuk langsung menunaikan ibadah Shalat sebagai ibadah perlu umat Islam.

Keutamaannya

Makna berasal dari Doa Setelah Adzan beserta amalannya yakni sanggup mengabulkan keinginan, menghapuskan dosa dan memperoleh syafaat. Salah satu keutamaan doa sehabis adzan diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah Ra, Rasulullah bersabda:

“Barang siapa ketika mendengar adzan selanjutnya mengucapkan (Doa Setelah Adzan), maka masuklah syafaatku baginya di hari kiamat.” (HR. Bukhari).

Dengan membaca doa ini, kami bakal mendapat syafaat berasal dari baginda Nabi Muhammad SAW di hari kiamat kelak. Syafaat berasal dari Rasulullah terlalu luar biasa diantaranya syafaat berasal dari beliau sanggup meninggikan derajat seseorang mukmin dan syafaat beliau sanggup menuntun seorang hamba masuk ke surga tanpa sistem hisab.

Selain itu, syafaat membaca doa tersebut, yakni mati didalam keadaan husnul khatimah. Seorang yang memperoleh syafaat berasal dari Nabi Muhammad sudah tentu seorang hamba yang dikaruniai keimanan waktu meninggal kelak di akhirat.

Keutamaan lainnya berkaitan bersama waktu sehabis adzan adalah waktu mustajab untuk permohonan doa. Oleh dikarenakan itu, ketika adzan kami diperintahkan untuk mendengarkan, kemudian menjawab adzan dan memanjatkan doa setelahnya.

Makna Doa Setelah Adzan

Doa Setelah Adzan memiliki kandungan makna didalam bacaan nya,

Bacaan “Allahummma robba haadihid da’watit taammah” memiliki makna yakni permohonan kepada Allah atas kebenaran seruan adzan yang sempurna.

Maksud berasal dari seruan yang sempurna di sini bahwa seruan adzan tidak membawa kekurangan didalamnya, lafadz yang dikumandangkan selamanya serupa tidak mengalami perubahan dan selamanya ada sampai hari kebangkitan kelak.

Selanjutnya yakni bacaan “washolaatil qoo-imah” yang membawa makna bahwasanya sholat berbentuk kekal , yang bakal selamanya didirikan oleh semua umat islam sampai hari akhir nanti.

Selanjutnya bacaan”aati muhammadanil washiilata” memiliki makna sesuatu yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berharap wasilah kepada Allah untuk menjadikan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam berada di dekat segi Allah.