Kata Kata Rindu

Kata Kata Rindu – Ungkapan ‘rindu itu berat’ bisa saja benar adanya. Menahan perasaan idamkan berjumpa bersama seseorang yang kami sayangi bukanlah hal yang mudah. Apalagi kalau rasa rindu ini tak dapat tersampaikan terhadap orang yang dirindukan, meski udah tersedia teknologi yang mumpuni.

Rindu adalah perasaan yang umum dirasakan oleh setiap orang. Entah itu kerinduan terhadap orang tua, saudara, sahabat, atau pasangan. Tidak tersedia obat yang terlampau manjur untuk menghilangkan perasaan rindu kalau kami dapat berjumpa bersama orang yang dirindukan.

Sayangnya, tidak seluruh orang dapat melewatkan rasa rindunya begitu saja. Terpisah sebab jarak, kesibukan masing-masing, atau segi penghambat lainnya membuat rasa rindu ini akan terus bersemayam di hati.

Jika rasa rindu udah menumpuk, Kata Kata Rindu dapat menjadi salah satu cara untuk meredakannya. Meski tidak dapat menghilangkan seluruh perasaan rindu, setidaknya perasaan kami dapat tergambar berasal dari sebuah Kata Kata Rindu.

Mengirimkan Kata Kata Rindu terhadap orang yang dirindukan dapat membuat hati sedikit lega. Karena rasa rindu ini dapat tersampaikan bersama kata rindu yang terlihat di layar ponsel mereka.

Jika ada masalah untuk merangkai Kata Kata Rindu untuk diberikan terhadap seseorang, tersebut kami rangkum lebih dari satu Kata Kata Rindu yang dapat digunakan untuk mengungkapkan perasaan rindu terhadap seseorang.

Kata Kata Rindu untuk Seseorang

Tidak hanya dapat menutup rasa rindu untuk sementara, kata rindu ini terhitung dapat disampaikan kepada orang yang kami kasihi:

  1. “Jarak itu sebetulnya tak pernah ada. Pertemuan dan perpisahan diciptakan oleh perasaan, tetapi jarak hanya rintangan yang dapat ditempuh untuk bertemu.”
  2. “Perpisahan adalah upacara menyambut hari-hari penuh rindu.”
  3. “Coba anda memandang hujan di luar, di setiap tetesan air yang jatuh tersedia rindu yang idamkan aku tumpahkan untukmu.”
  4. “Rindu dan anda itu seperti angin. Tak dapat kulihat, tapi kurasakan kehangatan terhitung kegelisahannya.”
  5. “Merindukanmu itu seperti hujan yang singgah tiba-tiba dan bertahan lama. Dan lebih-lebih setelah hujan reda, rinduku tetap terasa.”
  6. “Kenangan tentangmu seperti rumah bagiku. Jadi, setiap kali pikiranku mengembara, ia tetap menemukan jalur untuk kembali padamu.”
  7. “Hujan dan anda adalah rindu. Kita akan menikmatinya didalam senja-senja beranjak pulang. Dalam rasa sayang yang tak akan pernah hilang. Bahkan selagi hujan udah berhenti.”
  8. “Beberapa rindu sebetulnya kudu sembunyi-sembunyi. Bukan untuk disampaikan, hanya untuk dikirimkan lewat doa.”
  9. “Aku tetap meminta untuk dapat datang di setiap mimpi indahmu. Kemudian, aku akan menjelaskan bahwa aku akan tetap merindukanmu.”
  10. “Kalau suatu selagi nanti kau rindu padaku, maukah kau memberitahuku? Agar aku dapat segera berlari menemuimu.”
  11. “Aku membuat diriku sibuk bersama hal-hal yang aku lakukan, tapi setiap kali aku berhenti, aku tetap memikirkanmu.”
  12. “Merindukanmu itu seperti hujan yang singgah tiba-tiba dan bertahan lama. Dan lebih-lebih setelah hujan reda, rinduku tetap terasa.”
  13. “Merenungi kisah ini, aku menghela nafas panjang dan menanyakan didalam hati kenapa kudu terus anda yang memenuhi pikiranku.”
  14. Cinta tidak akan pernah diketahui kedalamannya sampai ada sebuah perpisahan.”
  15. “Meski seluruh harapan udah kau bunuh pelan-pelan, rindu ini terus hidup di perasaan.”
  16. “Tidak peduli seberapa menyakitkan jarak itu, tidak memilikimu didalam hidupku akan lebih buruk.”
  17. “Akan ku ceritakan nanti selagi kami bertemu, betapa sesaknya rindu selagi aku mengetik tulisan ini.”
  18. “Setiap harinya, didalam setiap doaku, aku merindukanmu.”
  19. “Biarkan dirimu diam-diam ditarik oleh tarikan kuat berasal dari apa yang terlampau kau cinta.”
  20. “Rindu adalah rasa yang curang, di mana rindu akan tetap makin tambah tanpa mengetahui bagaimana caranya untuk berkurang.”

Kata Rindu untuk Orang Tua

Orang yang disayangi tidak hanya kekasih, tapi terhitung orang tua dan keluarga. Bagi anak rantau, kata rindu ini bisa saja sesuai untuk disampaikan ke orang tua di rumah:

  1. “Biar angin mengemukakan rinduku malam ini untuk orang tua tercinta.”
  2. “Perantau tidak hanya keras hati, mereka terhitung pekerja keras yang yakin terhadap kemampuannya tanpa melibatkan peran orang tua.”
  3. “Ibu, Ayah, bisa saja aku terjadi bersama terlampau lambat, tapi yakinlah itu adalah perjuanganku untuk dapat membahagiakan kalian.”
  4. “Angin yang singgah mengungkapkan kerinduan, sampaikanlah perasaan ini membuat keluarga tercinta.”
  5. “Merantau bukanlah sebuah hal yang remeh. Jauh berasal dari orang tua dan keluarga adalah hal yang sulit untuk dijalani.”
  6. “Ayah dan Ibu, ku mengetahui betapa sulitnya kalian merawat dan menjagaku, membesarkanku terhitung mendidikku sampai dewasa, tapi seluruh itu tidak akan ku sia-siakan.”
  7. “Ayah kebaikanmu lebih berasal dari gunung, ibu kasih sayangmu lebih berasal dari didalam lautan.”
  8. “Ibu, ayah, meskipun kami terkendala jarak yang membuat kami terpisah oleh sekat rindu. Aku berjanji bersama sekuat tenaga dan tekadku yang bulat akan coba untuk membahagiakanmu.”
  9. “Sebentar saja aku idamkan mendengar suaramu, berada didalam dekapanmu, dan menyembuhkan rinduku.”
  10. “Rasa ini, menyiksa, ada masalah mengusirnya dan makin lama bertambah, ya dialah rindu padamu Ibu.”
  11. “Aku merindukan suara lembut dan omelan kecil disaat aku ada masalah bangun di pagi hari.”
  12. “Ketika berpisah rasa rindu ini, tak dapat kembali aku tahan, ibu dan ayahku terlampau bernilai di didalam hidupku. Engkau akan tetap tersedia di didalam hatiku.”
  13. “Kebahagiaan kalian adalah surgaku, jangan bersedih dan jangan menangis, sebab aku akan berjuang demi kebahagiaan bapak dan ibu.”
  14. “Semakin menjadi tua, aku makin lama berkhayal bapak dan ibu.”
  15. “Ibu dan bapak adalah keliru satu daerah curhat terpercaya dan di sanalah anda dapat menemukan solusi dan nasehat yang paling tepat.”
  16. “Tunggu aku pulang bapak ibu. Akan aku bawa pergi ke daerah paling kalian inginkan.”
  17. “Membuat orang tua senang adalah pintu masuk menuju berhasil didalam hidupku.”
  18. “Ayah Bunda itu seperti pelita sebagai penerang hidup. Ibarat sinar lilin yang tetap setia menerangi setiap sudut jalan. Dan sebagai motivasi yang menjadi motivasi tuk tetap kuat untuk terus melangkah maju.”
  19. “Tetesan air matamu, membuat hatiku layu, maafkan aku bapak ibu, sebab aku udah mengecewakanmu.”
  20. “Aku menyayangi kalian setiap hari. Dan kini, aku hanya dapat merindukan bapak dan ibu setiap hari.”