Keutamaan Bulan Ramadhan

Keutamaan Bulan Ramadhan – Bulan puasa adalah bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim di semua dunia, begitu pun di Indonesia. Meski waktu ini dunia sedang berada dalam pandemi virus Corona Covid-19, namun hal tersebut dikehendaki tidak akan membuat perubahan nikmatnya menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan, terhitung tidak akan mengurangi keutamaan bulan Ramadhan itu sendiri.

Selain lakukan lebih dari satu upaya pencegahan pada penyebaran virus Corona dalam situasi ini, manusia terhitung dikehendaki untuk banyak-banyak berdoa. Bulan Ramadhan mempunyai banyak keutamaan salah satunya adalah bulan pengampunan dosa.

Keutamaan Bulan Ramadhan

Di bawah ini adalah keutamaan bulan Ramadhan, berasal dari diturunkannya Al-Quran hingga malam lailatul qadar:

1. Bulan Diturunkannya Al-Qur’an
Keutamaan bulan Ramadhan salah satunya adalah bulan Al-qur’an atau syahrul Quran. Diturunkannya Al-qur’an pada bulan Ramadhan ini menjadi bukti nyata atas kemuliaan dan keutamaan bulan Ramadhan.

Allah SWT berfirman yang mempunyai arti,
“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-qur’an, sebagai panduan bagi manusia dan penjelasan-penjelasan panduan tersebut dan pembeda (antara yang benar dan yang batil)”. (QS. Al-Baqarah: 185).

2. Bulan Penuh Keberkahan
Keutamaan bulan Ramadhan lainnya adalah bulan ini terhitung sering disebut bersama bulan syahrun mubarak. Hal ini berdasarkan pada dalil hadits Nabi Rasulullah SAW yang mempunyai arti,

“Sungguh udah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah. Pada bulan ini diwajibkan puasa kepada kalian..” (HR. Agmad, An-NasaI dan Al-Baihaqi).

Dan terhitung bahwa tiap-tiap ibadah yang dijalankan di bulan Ramadan ini, maka Allah akan melipatgandakan pahalanya.

Selain itu di dalam bulan yang penuh bersama kemuliaan dan keberkahan ini, maka tidak hanya keberkahan di dalam memetik pahala, melainkan banyak keberkahan lainnya. Keutamaan bulan Ramadan terhitung ditinjau berasal dari segi ekonomi, di mana Ramadan berikan keberkahan ekonomi bagi para pedagang dan lainnya.

Sedangkan bagi fakir miskin, Ramadhan mempunyai keberkahan tersendiri. Pada bulan Ramadhan ini, seorang muslim digalakkan dan disunnahkan untuk berinfaq dan bersedekah di bulan Ramadhan kepada mereka ini. Bahkan diwajibkan untuk membayar zakat fitrah untuk mereka.

3. Bulan Penuh Pengampunan
Keutamaan bulan Ramadhan terhitung sebagai peluang yang paling baik untuk penghapusan dosa-dosa. Hal ini menjadi keutamaan di bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan adalah waktu yang baik untuk menyita peluang bertaubat.

Nabi SAW bersabda yang artinya:
“Sholat lima waktu, Jumat ke Jumat dan Ramadhan ke Ramadhan menghapuskan dosa-dosa di antara masa-masa itu sepanjang dosa-dosa besar dijauhi.” (HR. Muslim)

Dengan berpuasa pada bulan Ramadhan ini, maka dapat menghapus dosa-dosa yang udah kami lakukan. Hal ini cocok bersama hadis Nabi SAW yang artinya:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan sebab penuh keimanan dan mengharap pahala berasal dari Allah SWT., maka diampuni dosa-dosanya yang udah lalu. (HR. Bukhari dan Muslim)
Selain itu, sholat tarawih yang dijalankan pada tiap-tiap malam di bulan Ramadhan terhitung dapat menghapus dosa-dosa yang udah lalu. Sebagaimana hadis Nabi SAW yang artinya:
Barangsiapa yang berpuasa yang lakukan sholat malam pada bulan ramadhan bersama penuh keimanan dan mengharap pahala berasal dari Allah SWT., niscaya diampuni dosa-dosanya yang udah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Dibukanya Pintu Surga dan Ditutupnya Pintu Neraka
Keutamaan bulan Ramadan lainnya adalah bahwa pintu-pintu surga terbuka dan pintu-pintu neraka tertutup serta setan-setan diikat.

Dengan demikian, Allah SWT udah berikan peluang kepada hambaNya untuk masuk surga bersama ibadah dan amal shalih yang udah diperbuat pada bulan Ramadhan.

5. Puasa Bulan Ramadhan Pahalanya Senilai Puasa 10 Bulan
Abu Ayub Al-Anshary meriwayatkan hadist Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

“Barangsiapa yang berpuasa (papda bulan Ramadhan) sesudah itu diikuti puasa enam hari pada bulan syawwal, maka hal itu serupa layaknya puasa setahun.” (HR. Muslim)

Selain itu terhitung ditegaskan dalam hadis Nabi yang lain. Imam Ahmad meriwayatkan, Nabi SAW bersabda:

“Siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan, maka satu bulan serupa layaknya sepuhu bulan. Dan siapa yang berpuasa sehabis itu, berpuasa sepanjang enam hari sehabis Id (Syawawl), hal itu serupa nilainya bersama puasa sepurna satu tahun.” (HR. Ahmad).

6. Dilipatgandakan Pahala pada Bulan Ramadhan
Amalan-amalan pada bulan Ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT, cocok bersama sabda Rasulullah SAW yang artinya:

“Pahala umrah pada bulan Ramadhan menyamai pahala ibadah haji.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sedangkan keutamaan bulan Ramadhan dalam riwayat yang lain terhitung disebutkan, pahala umrah pada bulan Ramadhan menyamai pahala ibadah haji bersamaku (Nabi).

Dalam riwayat lain terhitung disebutkan, Ibnu Rajab rahimahullah berkata, Abu Bakr bin Abi Maryam menjelaskan bahwa banyak guru-gurunya yang berkata,

“Apabila udah tiba bulan Ramadhan maka perbanyaklah berinfaq, sebab infaq di bulan Ramadhan dilipatgandakan bagaikan infaq di jalur Allah, dan tasbih di bulan Ramadhan lebih utama daripada tasbih di bulan yang lain.”

7. Adanya Malam Lailatul Qadar
Keutamaan bulan Ramadan lainnya adalah bersama hadirnya malam penuh kemuliaan dan keberkahan di salah satu malam pada malam-malam terakhir dan ganjil di bulan Ramadhan, yakni malam lailatul qadar.

Di bulan Ramadhan terdapat suatu malam yang lebih baik berasal dari seribu bulan, yakni lailatul qadar (malam kemuliaan). Pada malam inilah yakni 10 hari terakhir di bulan Ramadhan adalah waktu diturunkannya Alquranul Karim.

8. Bulan Ramadhan Bagian berasal dari Rukun Islam
Allah SWT udah menjadikan puasa yang dijalankan pada bulan Ramadhan sebagai rukun yang keempat berasal dari rukun Islam.

Hal ini tercantum dalam ayat al-Quran surat Al-Baqarah ayat 185:

“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan al-Quran sebagai panduan bagi manusia dan penjelasan-penjelasan panduan tersebut dan pembeda (antara yang benar dan yang bathil). Karena itu, barang siapa di antara mereka yang lihat (berada) di bulan itu, maka berpuasalah.”

Dalam hadis terhitung udah disebutkan, Ibnu Umar meriwayatkan bahwa Nabi SAW., bersabda:
“Islam dibangun atas lima (rukun); Bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, dan sebenarnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, mendirikan sholat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, dan haji ke baitullah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

9. Doa di Bulan Ramadhan Mustajabah (Mudah Dikabulkan)
Keutamaan bulan Ramadhan setelah itu adalah doa yang dipanjatkan pada waktu bulan Ramadhan lebih mustajabah. Hal ini cocok hadis Rasulullah SAW yang artinya:

“Sesungguhnya Allah melepas lebih dari satu orang berasal dari apai neraka pada tiap-tiap hari di bulan Ramadhan, dan tiap-tiap muslim jika dia memanjatkan doa maka pasti dikabulkan.” (HR. al-Bazaar, berasal dari Jabir bin Abdillah. Al-Haitsami dalam Majma Az Zawaid menjelaskan bahwa perowi hadis ini tsiqah (terpercaya).

Selain itu terhitung dipertegas dalam hadis lain. Rasulullah SAW, bersabda yang artinya:
“Tiga orang yang doanya tidak ditolak: orang yang berpuasa hingga ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terdzolimi.” (HR. at Tirmidzi).