Makanan Khas Jogja

Makanan Khas Jogja

Bingung melacak makanan enak di Kota Yogyakarta? Ini daftar saran makanan khas Jogja yang populer harus dicoba. Dari merasa jajanan tradisional, camilan hits, kuliner legendaris, hingga oleh-oleh unik ada seluruh di sini. Harganya pun beragam, ada yang murah-meriah dengan kata lain murmer maupun lumayan mahal tetapi senantiasa terjangkau.

Siapa seh yang tak kenal Jogja? Kota Pelajar ini senantiasa menjadi incaran para wisatawan untuk menggunakan waktu liburan. Masyarakat di sana sungguh ramah, suasananya pun nyaman membuat jalan-jalan. Ada banyak pilihan destinasi wisata Yogyakarta yang sanggup dikunjungi seperti pantai, keindahan alam, museum, candi, taman bermain, waterpark, spot selfie, festival budaya, gedung bersejarah, atau pun pusat perbelanjaan.

Bukan hanya area wisatanya, begitu banyak ragam makanan lezat pun sanggup Anda nikmati di kota ini. Yogyakarta merupakan surganya kuliner autentik tradisional legendaris dan kekinian yang menggoyang lidah. Cita rasanya yang unik, akan mengakibatkan Anda kangen dambakan mencicipinya lagi. Kira-kira ada makanan khas apa saja ya? Yuk, liat ulasannya selanjutnya ini.

Daftar Makanan Khas Jogja Yang Terkenal Wajib Dicoba

1. Gudeg

Gudeg Makanan khas Jogja pertama yang harus dicoba pasti saja Gudeg. Belum ke Yogyakarta namanya kecuali tak mencicipi ikon kuliner Jogja bercita rasa manis ini. Gudeg sendiri terbuat berasal dari nangka muda yang dimasak bersama santan selama berjam-jam hingga berwarna cokelat.

Seporsi gudeg biasanya disajikan bersama nasi putih, krecek, kuah areh, beserta lauk pendamping seperti telur, tempe, tahu, atau daging ayam (ayam suwir, paha, rempelo ati, dada, sayap, ceker, dan juga kepala). Buat Anda yang terlalu bahagia manis, sanggup mencicipi gudeg mercon bersama rasa pedas. Harga gudeg sendiri bervariasi, berasal dari tidak mahal hingga mahal, bergantung lauk.

Tak terlalu sulit mendapatkan gudeg di Jogja. Pasalnya, nyaris tiap tiap sudut kota berasal dari pagi, siang, hingga malam dini hari banyak sekali penjaja gudeg yang menggelar lapaknya. Beberapa warung Gudeg Jogja yang populer enak dan legendaris antara lain Gudeg Yu Djum, Gudeg Pawon, Gudeg Permata, Gudeg Djuminten, Gudeg Bu Tjitro 1925, Gudeg Bromo, Gudeg Mercon Bu Tinah, dan sebagainya.

2. Sate Klatak / Sate Klathak

Sate Klatak / Sate Klathak merupakan makanan khas area Pleret, Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta. Sate ini terbuat berasal dari daging kambing muda bersama ukuran potongan daging lebih besar berasal dari terhadap sate kambing terhadap umumnya. Tusuk satenya pun tak Mengenakan bambu, melainkan menggunkan jeruji besi sepeda.

Bumbu Sate Klatak hanya Mengenakan garam sehingga nampak polos, tanpa kecap atau pun sambal kacang. Seporsi Sate Klatak biasanya terdiri berasal dari 2 buah tusuk sate lantas disajikan bersama kuah gulai kaya rempah. Penggunaan jeruji besi ternyata mengakibatkan daging bagian di dalam lebih matang sebab besi sebagai penghantar panas yang baik. Tak heran, tekstur dagingnya begitu empuk waktu digigit.

Ada lumayan banyak penjaja sate style ini. Namun, jikalau dambakan mencicipinya, sebaiknya singgah ke warung Sate Klathak paling enak di Jogja yakni Sate Klathak Pak Pong dan Sate Klathak Pak Bari Pasar Wonokromo. Harga seporsinya sekitar 24 ribu rupiah (2 tusuk sate).

3. Bakmi Jawa

Selain Gudeg dan Sate Klatak, ada satu ulang makanan khas Jogja yang lumayan populer, yakni Bakmi Jawa / Bakmi Jowo. Seporsi Bakmi Jawa terhadap biasanya memuat mie kuning, bihun, telor bebek, suwiran daging ayam, potongan kol / kubis, irisan tomat, acar timun, dan taburan bawang goreng. Ada 2 variasi Bakmi Jawa, yakni bakmi rebus (bakmi godog) dan bakmi goreng.

Bakmi ini biasanya dimasak bersama langkah direbus atau digoreng di atas bara api arang di dalam anglo (tungku tanah liat) sehingga cita rasanya sungguh sedap. Cita rasa bakminya enak dan gurih, bagi yang bahagia pedas sanggup mengimbuhkan irisan cabe rawit ke dalamnya.

Tak sulit melacak penjaja bakmi, begitu malam tiba maka warung Bakmi Jawa akan segera buka disetiap sudut Kota Yogyakarta. Harganya bervariasi, antara 13 – 30 ribu rupiah, bergantung penjualnya. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda tanyakan pernah harga seporsinya sebelum saat belanja / makan.

Beberapa warung Bakmi Jawa enak di Jogja yang populer antara lain : Bakmi Mbah Gito, Bakmi Djawa Mbah Hadi, Bakmi Jawa Mbah Mo, Bakmi Pak Pele, Bakmi Kadin, dan lainnya. Selain bakmi, biasanya ada juga menu lain seperti nasi goreng, magelangan (nasi campur mie lantas digoreng), maupun cap cay rebus / goreng.

4. Mie Lethek

Sesuai namanya, Mie Lethek (lethek = kotor) memiliki warna keruh kecokelatan. Hal ini pasti saja sebab bahan basic pembuatannya berasal berasal dari tepung singkong dan gaplek (singkong kering). Cara pembuatan Mie Lethek tetap terlalu tradisional Mengenakan alat penggiling berbentuk silinder besar lantas ditarik oleh sapi.

Mie Lethek dikenal sebagai makanan khas Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta. Tekstur mienya mirip bersama bihun, hanya warnanya saja yang tidak serupa condong lebih gelap dan ukurannya lebih besar. Mie Lethek biasanya dimasak bersama langkah direbus atau pun digoreng seperti halnya Bakmi Jawa.

Meskipun penampilannya agak kotor, tetapi cita rasa mienya terbilang enak. Kabarnya, mantan Presiden AS Barack Obama juga pernah mencicipi Mie Lethek waktu singgah ke Bantul. Ada beberapa warung Mie Lethek enak di Yogyakarta yang sanggup Anda sambangi, yakni Mie Lethek Bantul Mbah Mendes, Mi Lethek Kang Sum, Mi Lethek Pak Sur, Resto Bumi Langit, dan Bakmi Lethek Sor Pring.

5. Bakpia

Siapa seh tak kenal bersama makanan khas Jogja bernama bakpia? Kue kering berbentuk bulat pipih berasal dari tepung terigu memuat kacang hijau ini terlalu populer sebagai oleh oleh khas Yogyakarta. Cita rasanya gurih, asin, dan manis sehingga sesuai untuk dijadikan camilan waktu bersantai.

Saat ini, banyak produsen bakpia yang udah lakukan variasi rasa / isian bakpia. Bukan hanya memuat kacang hijau, Anda juga sanggup nikmati bakpia isikan keju, susu, nanas, cokelat, durian, kumbu hitam, kopi, green tea, capuccino, abon, tuna pedas, dan blueberry cheese.

Ada banyak sekali merk bakpia Jogja yang beredar dipasaran bersama ciri khas berbeda-beda. Beberapa merk bakpia populer antara lain Bakpia Pathok 25, Bakpia Kurnia Sari, Bakpia Patuk 75, Bakpia Pojok, Bakpia Mutiara, Bakpiaku, Bakpia Djava, dan Bakpia Kukus Tugu Jogja.

6. Kipo

Kipo merupakan jajanan khas Kotagede Yogyakarta yang terbuat berasal dari adonan tepung ketan berbentuk pipih dan diberi isian enten-enten (campuran parutan kelapa dan gula jawa). Kipo biasanya berwarna hijau berukuran kecil-kecil. Jajanan legendaris ini dimasak secara tradisional bersama dipanggang beralaskan daun pisang.

Makanan khas Jogja bernama Kipo ini memiliki tekstur kenyal dan cita rasa manis. Untuk nikmati Kipo, Anda sanggup mencarinya di kawasan Kotagede atau pun pasar-pasar tradisional. Harganya terlalu tidak mahal meriah, per bungkus (isi 5 buah) sekitar 2 – 3 ribu rupiah.

7. Lupis

Lupis / Lopis terbuat berasal dari beras ketan yang dibungkus daun pisang, biasanya berbentuk lontong lantas dipotong-potong. Ada juga lupis yang berbentuk segitiga kecil. Kue Lupis biasanya disajikan bersama kelapa parut lantas disiram gula aren / gula Jawa cair terhadap bagian atasnya. Tekstur kue tradisional ini lengket, cita rasanya gurih dan manis.

Belum diketahui pasti asal kue Lupis, tetapi makanan khas Indonesia ini ditemukan nyaris disemua area Pulau Jawa. Beberapa penjaja Lupis paling enak di Jogja adalah Lupis Mbah Satinem, Lupis Bu Suharti Pasar Lempuyangan, Lupis Mbah Hadi, dan lainnya.

8. Cenil

Jajanan tradisional khas Jogja yang legendaris selanjutnya adalah cenil. Terbuat berasal dari tepung sagu atau pati singkong, cecil membawa tekstur kenyal lengket. Bentuknya bulat / kotak kecil berwarna-warni dan dimasak bersama langkah direbus di dalam air. Cenil disajikan bersam parutan kelapa lantas ditaburi gula pasir / gula bubuk.

Tak hanya di Jogja, cenil juga sanggup Anda temukan di area lain Pulau Jawa. Biasanya dijajakan para penjaja di di dalam pasar tradisional. Bila dambakan nikmati cenil enak di Jogja, Anda sanggup menyambangi Cenil Mbah Satinem, Mbah Hadi, atau pun Bu Suharti Pasar Lempuyangan.

9. Gatot

Gatot adalah makanan khas Gunung Kidul Yogyakarta yang terbuat berasal dari gaplek (ketela pohon yang dikeringkan). Dulu, kabarnya Gatot dimakan sebagai pengganti nasi oleh penduduk di sana. Gatot memiliki cita rasa tawar, biasanya disajikan bersama langkah dicampur bersama parutan kelapa.

10. Tiwul

Selain Gatot, ada satu ulang makanan khas area Gunung Kidul yang harus dicoba, yakni Tiwul. Sama seperti Gatot, Tiwul juga berbahan baku berbentuk gaplek (singkong kering). Bedanya, Gatot berbentuk irisan tipis-tipis gaplek, sedangkan Tiwul dibuat bersama menumbuk gaplek hingga halus, kemudian dikukus.

Tiwul disajikan bersama parutan kelapa. Teksturnya merasa pulen bersama cita rasa manis. Biasanya, tiwul dijual satu paket bersama gatot, cenil, dan lupis. Anda sanggup mendapatkan tiwul di pasar-pasar tradisional, lapak Mbah Hadi atau pun Bu Suharti Pasar Lempuyangan. Jika dambakan beroleh tiwul Jogja yang populer enak, maka Anda harus singgah ke warung Thiwul Ayu Mbok Sum dan Gathot Thiwul Yu Tum.

11. Yangko

Yangko terbuat berasal dari tepung ketan berbentuk kotak bersama taburan tepung gula. Makanan khas Jogja ini memiliki tekstur kenyal mirip kue moci. Cita rasa Yangko condong manis bersama varian rasa bermacam-macam, merasa berasal dari kacang, strawberry, durian, dan melon. Yangko banyak ditemukan di area Kotagede dan pusat / toko oleh-oleh Yogyakarta.

12. Geplak

Makanan khas Bantul Yogyakarta bernama Geplak ini terbuat berasal dari parutan kelapa dan gula pasir / gula Jawa. Bentuknya bulat-bulat tetapi tidak rata bersama warna bermacam-macam, seperti merah, hijau, cokelat, kuning, atau putih. Oleh sebab terbuat berasal dari gula, maka rasanya condong manis.

13. Oseng-Oseng Mercon

Hampir seluruh makanan di Kota Yogyakarta bercita rasa manis. Bagi Anda yang berasal berasal dari area bersama ciri khas masakan asin pedas, pasti perihal ini akan menjadi sedikit masalah. Namun, Anda tak usah khawatir sebab ada satu makanan khas Jogja yang bercita rasa super pedas, yakni Oseng-Oseng Mercon.

Oseng-Oseng Mercon terbuat berasal dari tetelan (potongan kecil daging sapi), koyor, kikil, gajih, potongan cabai rawit dan bumbu lainnya. Jumlah cabai yang digunakan tak tanggung-tanggung sehingga menimbulkan sensasi rasa terlalu pedas.

Salah satu penjaja Oseng-Oseng Mercon yang populer adalah Bu Narti, warungnya terdapat di Jl. KH. Ahmad Dahlan, Ngampilan, Kota Yogyakarta. Jam buka merasa pukul 17.00 – 00.00 WIB. Selain Oseng-Oseng Mercon, menu yang ditawarkan berbentuk ayam, lele, bebek, burung dara, puyuh baik goreng maupun bakar.

Harga makanannya terbilang mahal membuat sekelas warung kaki lima. Meskipun demikian, warung Bu Narti lumayan recommended dijadikan pilihan makan malam di Jogja bagi para fans pedas. Tak hanya Bu Narti, di kawasan Jl. KH. Ahmad Dahlan juga terkandung warung Oseng-Oseng Mercon lainnya seperti Oseng Mercon Pak Tony dan Oseng Mercon 62.

14. Cokelat Monggo

Tak harus jauh-jauh pergi ke Swiss atau Belgia untuk nikmati sepotong cokelat nan lezat. Pasalnya, Kota Yogyakarta ternyata memiliki cokelat khas yang begitu lezat, namanya Cokelat Monggo. Namanya sebetulnya belum begitu populer, tetapi cita rasanya berani diadu bersama cokelat Eropa.

Untuk mencicipi Cokelat Monggo, Anda sanggup segera menuju tempat tinggal produksinya di Jl. Dalem KG III No.978, Purbayan, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta. Lokasinya lumayan dekat bersama Makam Raja-raja Mataram Kota Gede. Di tempat tinggal memproses ini, Anda sanggup memandang segera para pegawai yang tengah mengakibatkan cokelat.

Ukuran Cokelat Monggo ada 3 macam, yakni ukuran kecil 40 gram, ukuran tengah 80 gram, dan ukuran besar 100 gram. Untuk varian rasanya lumayan banyak, merasa berasal dari kacang mete, pineapple, strawberry, green tea, durian, kurma, mangga, kopi, coconut, cabai, susu, hingga dark. Harganya begitu banyak ragam sekitar 25 – 55 ribu rupiah per buah.

15. Belalang Goreng / Walang Goreng

Ingin coba makanan khas Jogja yang ekstrim? Datang saja ke Gunung Kidul, Anda akan mendapatkan kuliner unik berbentuk Belalang Goreng / Walang Goreng. Rasanya gurih dan kabarnya kaya akan protein sehingga sanggup sebagai pengganti lauk pauk ayam atau ikan.

Ada lumayan banyak penjaja Belalang Goreng, satu diantaranya adalah Walang Goreng Pak Gareng di Jalan Dharmakum dharmakusuma Selang 1 Kel, Selang V, Selang, Kec. Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tempat lain yang biasanya menjual camilan ini yakni area Paliyan, Semanu, dan Wonosari.

16. Sego Godog / Nasi Godog

Sego Godog / Nasi Godog bermakna nasi rebus. Kuliner unik ini sebetulnya agak asing ditelinga, tetapi bagi warga Jogja dan Magelang, mungkin menjadi perihal biasa. Ternyata, olahan nasi bukan hanya digoreng, melainkan sanggup juga direbus menjadi hidangan lezat.

Sego Godog ini terhadap prinsipnya nyaris mirip bersama Bakmi Jawa. Perbedaannya terdapat bahan baku mie kuningnya yang diganti bersama nasi. Apakah tidak menjadi bubur kecuali nasi direbus? Tentu saja tidak, sebab merebusnya tak terlalu lama.

Seporsi Sego Godog memuat nasi, bihun, irisan tomat, kol, daun bawang, suwiran daging ayam, potongan cabai, kuah kental, dan taburan bawang goreng. Cita rasanya gurih dan lezat nendang di lidah. Salah satu warung nasi godog enak di Jogja adalah Nasi Godog Pak Pethel. Lokasinya berada di gaglik, Pendowoharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jam buka merasa pukul 19.00 – 00.00 WIB.

17. Sate Kere

Bukan hanya dikenal sebagai kuliner khas Solo Jawa Tengah, Sate Kere juga lumayan populer di Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Istilah “Kere” sendiri bermakna gelandangan, miskin, atau tak memiliki uang. Nah, terhadap jaman dulu, sate juga hidangan mewah yang hanya sanggup dinikmati oleh kalangan menengah ke atas.

Pada akhirnya, kalangan menengah ke bawah mengakibatkan olahan sate tersendiri bersama bahan baku tidak mahal meriah. Sate inilah yang disebut Sate Kere. Berbeda bersama Sate Kere Solo yang Mengenakan tempe gembus, Sate Kere khas Jogja memakai bahan basic jeroan sapi (bagian koyor atau lemak yang menempel terhadap daging).

Beberapa spot penjaja Sate Kere enak di Jogja antara lain : Sate Kere Pasar Beringharjo, Sate Kere Kotagede, Sate Kere Kupat Sayur ” Pak Mardi “, dan Sate Kere Mbak Dina. Meskipun sederhana, cita rasa Sate Kere terbilang istimewa. Teksturnya empuk, kenyal, gurih, dan manis.

18. Jadah Tempe

Jadah Tempe merupakan makanan tradisional khas Kabupaten Sleman Yogyakarta. Jadah sendiri terbuat berasal dari ketan rebus yang ditumbuk menjadi halus. Di area lain, jadah biasanya dikenal bersama nama gemblong ketan. Jadah disajikan bersama bersama lauk berbentuk tempe bacem atau sadar bacem. Oleh sebab itu, makanan ini populer bersama sebutan Jadah Tempe.

Jadah sendiri bercita rasa gurih, sedangkan tempe dan tahunya condong manis sebab dibacem. Untuk mencicipi Jadah Tempe, Anda sanggup pergi ke kawasan wisata Kaliurang di kaki Gunung Merapi. Di sana, banyak penjaja yang menjual makanan tersebut. Jika dambakan praktis, Anda sanggup segera ke warung Jadah Tempe Jadah Tempe Mbah Carik di Jl. Kaliurang KM.12,5 Yogyakarta.

19. Mie Penthil / Mie Pentil

Selain Mie Lethek, Kawasan Bantul juga memiliki mie khas lainnya yakni Mie Penthil atau Mie Pentil. Nama mie ini kabarnya diambil berasal dari nama penutup lubang angin terhadap ban sepeda yang disebut pentil. Mungkin sebab bentuk mienya kecil mirip pentil sepeda, maka dinamakan Mie Pentil.

Mie Pentil biasanya terdiri berasal dari 2 warna, yakni kuning dan putih. Tekstur mienya terlalu kenyal mirip pentil sepeda yang terbuat berasal dari karet. Rasanya enak dan gurih, apalagi dilengkapi taburan bawang goreng dan juga sambal, hmmm… sungguh terlalu menggugah selera.

Untuk mendapatkan Mie Pentil, Anda sanggup pergi ke area Pundong Bantul atau pun menjelajahi pasar-pasar tradisional di Bantul. Jika dambakan praktis, segera saja ke Pasar Beringharjo, disana ada beberapa penjaja mie yang terbuat berasal dari tepung tapioka ini.

20. Mie Des

Satu ulang mie khas Pundong Kabupaten Bantul Yogyakarta yang harus dicoba, yakni Mie Des. Bahan baku pembuatan mie ini berasal berasal dari tepung ketela / tapioka. Ukuran mienya lebih besar berasal dari terhadap mie terhadap umumnya. Mie Des sendiri merupakan singkatan berasal dari Mie Pedes atau Mie Pedas.

Mie Des biasanya dimasak di dalam bentuk goreng atau rebus. Jika dicermati sekilas, Mie Des sebetulnya mirip bersama Bakmi Jawa. Namun, cita rasa dan bahannya sungguh berbeda. Mie Des tak Mengenakan suwiran daging ayam, tetapi memakai udang kering atau ebi sehingga lebih sedap.

Untuk bahan campuran lainnya nyaris mirip bersama Bakmi Jawa, ada irisan kol, telor, dan juga daun bawang. Rasa Mie Des condong gurih dan pedas sebab ada tambahan cabai kering. Tekstur mienya kenyal, seperti halnya Mie Pentil. Bagi Anda yang tak bahagia pedas, sanggup memesan Mie Des tanpa cabai kepada penjual.

21. Entok Slenget Kang Tanir

Makanan khas Jogja sesudah itu adalah Entok Slenget. Selama ini, daging entok jarang ada yang mengolahnya sebab memiliki tekstur daging lebih kasar dan alot berasal dari terhadap daging ayam dan bebek. Namun, di warung Kang Tanir, daging entok diolah menjadi hidangan lezat nan empuk menggoyang lidah.

Jika dicermati sepintas, Entok Slenget ini mirip seperti semur atau tongseng bersama kuah pekat tanpa santan. Cita rasa masakannya terbilang pedas bersama tekstur daging begitu empuk. Seporsinya memuat potongan-potongan dadu daging entok yang udah diungkep dan dimasak bersama rempah, kecap, dan juga cabai rawit.

Warung Entok Slenget Kang Tanir terdapat di Jl. Pakem – Turi, Pules Lor, Donokerto, Kec. Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jam buka merasa pukul 16.00 – 20.45 WIB (Selasa Tutup). Dalam sehari, kabarnya di sana sanggup menggunakan 12 – 15 ekor entok. Cukup banyak, bukan?

22. Tongseng Kambing

Tongseng merupakan makanan khas Indonesia yang populer di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Setiap warung sate kambing, biasanya menyediakan juga olahan tongseng. Seporsi tongseng secara umum memuat potongan daging kambing, kol, bawang putih, tomat, air kaldu, dan dibumbui garam, bawang putih, kecap, potongan cabai (jika dambakan pedas), dan lada.

Cita rasa tongseng berbentuk gurih, manis, dan pedas. Mirip seperti gule kambing tetapi memiliki aroma lebih tajam. Beberapa penjaja Tongseng Kambing enak di Jogja antara lain Tongseng Pak Kribo, Tongseng Warung Sate Klathak Pak Pong, Tongseng Warung Sate Klathak Pak Bari, Tongseng Warung Sate Pak Syamsuri, dan sebagainya.

23. Tongseng Ayam

Selain Tongseng Kambing, Yogyakarta juga memiliki olahan Tongseng Ayam super enak. Untuk mencicipinya, Anda sanggup menjelajahi area Bantul sebab di sana memiliki warung Tongseng Ayam yang populer recommended. Kelezatan tongseng daging ayam kampunya sungguh lezat dan membuat nagih.

Warung Tongseng Ayam selanjutnya antara lain Tongseng Ayam Moro Seneng, Tongseng Ayam Sudimoro, dan Tongseng Ayam Kampung Pasar Pleret. Sama seperti Tongseng Kambing, cita rasa Tongseng Ayam berbentuk gurih, manis, dan pedas. Bagi yang tak bahagia pedas, sanggup memesan tanpa cabai kepada penjaja waktu memasaknya.

24. Tengkleng Kambing

Tengkleng adalah masakan berbahan tulang kambing yang tetap ada dagingnya bersama kuah santan kaya akan rempah seperti gule. Jenis tulang kambing untuk tengkleng biasanya bagian tulang rusuk (iga) dan tulang belakang.Pada umumnya, tiap tiap warung sate kambing menyediakan menu lengkap berasal dari sate, tongseng, dan tengkleng.

Salah satu warung tengkleng paling enak di Jogja adalah Tengkleng Gajah. Lokasinya di Jl. Kaliurang, Gantalan, Minomartani, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Meskipun Mengenakan nama gajah, bukan bermakna warung ini menyajikan tengkleng daging gajah lho, melainkan senantiasa daging kambing. Disebut Tengkleng Gajah sebab porsi tengklengnya lumayan banyak / besar.

25. Brongkos

Brongkos merupakan masakan berkuah santan bersama warna cokelat kehitam-hitaman mirip bersama rawon. Isiannya berbentuk daging sapi, koyor, tahu, telur, dan kacang tolo. Cita rasa kuahnya gurih, manis, dan kaya akan rempah sehingga lumayan banyak orang menyukainya.

Brongkos biasanya disantap bersama nasi putih sebagai menu sarapan atau pun makan siang beserta lauk pelengkap seperti telur asin, tempe bacem, maupun keripik tempe. Ada lumayan banyak area makan di Jogja yang menyediakan menu Brongkos, antara lain : Warung Brongkos Handayani, Brongkos Warung Ijo Bu Padmo, Warung Es Teler & Brongkos Soekonandi, dan Brongkos Ngasem Bu Rini.

26. Jenang

Apa seh Jenang itu? Jenang juga keliru jajanan tradisional jadul berbentuk bubur manis atau pun gurih yang tetap lumayan eksis hingga sekarang. Ada beragam macam style jenang, yakni jenang sumsum putih (gurih), jenang sumsum cokelat / manis, jenang mutiara, jenang candil, jenang gempol, jenang ketan hitam, dan sebagainya.

Jenang disajikan bersama santan kepala sehingga menghasilkan cita rasa gurih dan manis. Para penjaja jenang enak di Jogja antara lain Jenang Bu Gesti, Jenang Pasar Bringharjo Bu Darmini, dan Jenang 8 Rasa Pasar Kranggan. Harganya yang tidak mahal meriah dan membuat kenyang, mengakibatkan makanan ini menjadi incaran banyak orang.

27. Kue Leker

Selain Jenang, ada satu ulang satu jajanan tradisional jadul yang tetap lumayan populer yakni Kue Leker. Istilah leker sendiri berasal berasal dari bahasa Belanda berbentuk “Lekker” bermakna “enak”. Konon, kue ini dibuat sebagai versi ekonomis / tidak mahal berasal dari pancake jaman Belanda.

Kue Leker dibuat berasal dari adonan tepung terigu dan tepung beras, lantas dituang terhadap wajan di atas bara api. Mirip seperti mengakibatkan martabak, hanya saja adonannya terlalu tipis. Untuk isiannya lumayan bervariasi, ada keju, cokelat, pisang, susu, atau pun gabungan toping-toping tersebut.

Tekstur Kue Leker begitu renyah bersama cita rasa manis gurih sehingga sesuai membuat camilan. Spot penjaja Kue Leker enak di Jogja ada di sekitar Alkid (Alun-Alun Kidul) dan selama jalur Urip Sumoharjo. Harganya lumayan tidak mahal meriah, sekitar 3 – 5 ribu rupiah udah sanggup mencicipi kue kering ini.

28. Peyek Tumpuk

Rempeyek atau peyek adalah sejenis gorengan berbahan baku tepung beras lantas diberi bumbu bersama isian kacang tanah atau kedelai. Rasanya yang renyah dan gurih mengakibatkan makanan ini disukai untuk camilan.

Kabupaten Bantul Yogyakarta membawa peyek khas bernama Peyek Tumpuk. Berbeda bersama peyek terhadap biasanya yang berbentuk tipis, Peyek Tumpuk berbentuk gumpalan bertumpuk-tumpuk. Meskipun bertumpuk-tumpuk, cita rasa peyeknya senantiasa renyah, enak, dan gurih.

Kelezatan Peyek Tumpuk pasti tak terlepas berasal dari pemanfaatan bakan baku, bumbu, dan sistem pembuatannya yang memakan waktu hingga 3 kali penggorengan. Untuk bumbunya sendiri, kabarnya Mengenakan ketumbar, bawang , kemiri, garam, santan dan telur. Jika dambakan belanja peyek ini, Anda sanggup segera ke tokonya di Sumuran, Taskombang, Palbapang, Kec. Bantul, Kab. Bantul, D.I. Yogyakarta.

29. Keripik Belut

Sesuai namanya, Keripik Belut terbuat berasal dari belut dan tepung yang diberi bumbu lantas digoreng. Cita rasanya gurih, asin, renyah, dan enak membuat camilan. Keripik Belut dikenal sebagai makanan khas area Godean Yogyakarta. Anda sanggup membelinya di Pasar Godean atau Pasar Kuliner Belut Godean. Di sana terkandung lapak-lapak penjaja keripik tersebut.

30. Kue Mochi

Selama ini, kue mochi / moci dikenal sebagai kue khas Jepang yang terbuat berasal dari beras ketan berbentuk bulat. Teksturnya lengket, lembut, dan kenyal waktu dimakan. Di Indonesia sendiri, mochi banyak diproduksi di area Sukabumi Jawa Barat. Di sana, Anda sanggup mendapatkan kue mochi bersama cita rasa lezat bertabur tepung sagu bersama isian kacang.

Ternyata, Kota Yogyakarta juga memiliki kue mochi khas lho. Setidaknya ada 2 mochi yang pernah aku cicipi di kota ini, yakni moci potong Adirasa memuat kacang dan Mochi Sakura bersama isian begitu banyak ragam seperti keju, ice cream, green tea, cokelat, susu, dan lainnya.

31. Soto Ayam Lenthok

Soto merupakan hidangan khas Nusantara yang digemari banyak orang. Hampir tiap tiap area di Indonesia memiliki soto khas bersama cita rasa berbeda-beda, tak kecuali Yogyakarta. Soto ayam khas Jogja memiliki ciri berbentuk terdapatnya menambahkan perkedel ketela bernama lenthok. Oleh sebab itu, sotonya dikenal bersama sebutan Soto Ayam Lenthok.

Soto Lenthok biasanya memiliki kuah bening fresh bersama isian nasi, bihun, potongan kubis / kol, seledri, suwiran daging ayam, lenthok, dan taburan bawang goreng. Rasa sotonya sendiri gurih dan enak membuat sarapan pagi. Warung soto ayam paling enak di Jogja bersama sajian menu lenthok yakni Soto Ayam Pak Gareng dan Soto Pak Yono Pasar Lempuyangan.

32. Kicak

Kicak terbuat berasal dari beras ketan masak, lantas ditumbuk menjadi halus seperti jadah atau gemblong. Ketan yang udah halus selanjutnya lantas dicampur bersama kelapa parut dan diberi potongan nangka sebagai pelengkap. Cita rasanya manis, aroma wangi buah nangkanya mengakibatkan jadi sedap.

Jajanan unik khas Kampung Kauman Yogyakarta ini kabarnya pertama kali dikenalkan terhadap tahun 1970an. Dulu, bahan basic Kicak bukanlah beras ketan, melainkan singkong parut. Kicak biasanya dijajakan warga Kauman waktu bulan Ramadhan tiba. Camilan manis seperti Kicak nampaknya sesuai membuat menu buka puasa.

33. Ayam Geprek

Siapa seh yang tak kenal bersama ayam geprek? Menu makanan yang hits beberapa tahun belakangan ini kian meluas diberbagai kota-kota besar Indonesia. Ayam Geprek merupakan ayam goreng tepung yang diulek bersama sambal. Cita rasanya pedas dan gurih, biasanya disajikan bersama nasi putih hangat.

Konon kabarnya, Ayam Geprek pertama kasli diciptakan oleh Ibu Ruminah di Kota Yogyakarta terhadap tahun 2013-an. Seiring berjalannya waktu, akhirnya banyak penjaja yang ikut-ikutan menyajikan makanan khas Jogja selanjutnya sehingga tersebar ke area lain.

Saat ini, Ayam Geprek udah mengalami inovasi bersama menambahkan toping seperti keju parut, keju mozarella, jamur, atau pun terong. Ada lumayan banyak pilihan warung ayam geprek enak di Jogja untuk kulineran, antara lain Ayam Geprek Bu Rum, Ayam Geprek Bu Made, Ayam Geprek Preksu, Ayam Geprek Bensu, dan Ayam Geprek Sa’i.

34. Mangut Lele

Mangut Lele adalah masakan khas area Mataraman yang meliputi Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Kendal. Sesuai namanya, makanan khas Jogja ini berbahan basic ikan lele asap atau lele goreng, lantas dimasak Mengenakan bumbu mangut bersama tambahan kencur.

Warung Mangut Lele Jogja yang populer enak legendaris adalah Mangut Lele Mbah Marto. Cita rasa mangutnya sungguh gurih dan pedas. Lokasinya berada di Ngireng-ireng, Panggungharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jam buka merasa pukul 10.00 – 21.00 WIB.

35. Abangan

Abangan juga makanan khas Pundong, Kabupaten Bantul, Yogyakarta yang mirip bersama cap cay. Makanan ini terbuat berasal dari parutan singkong yang digoreng, lantas dipotong kecil-kecil. Potongan selanjutnya kemudian dimasak Mengenakan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai, garam dan lainnya. Biasanya juga ditambahkan irisan wortel dan kubis.

Cita rasa Abangan berbentuk perpaduan rasa asam, pedas, manis dan gurih. Untuk nikmati Abangan, Anda sanggup pergi ke Pasar Pundong Bantul. Harganya lumayan murmer, sekitar 3 – 5 ribu rupiah udah sanggup mencicipinya.

36. Kue Adrem

Kue Adrem atau yang dikenal juga bersama nama Kue Tolpit / Tholpit merupakan jajanan unik khas Sanden, Bantul, Yogyakarta. Bahan dasarnya berbentuk tepung beras, kelapa parut, dan gula jawa, lantas digoreng. Kue ini memiliki rasa manis bersama sedikit rasa gurih. Penjual Kue Adrem biasanya mangkal di pasar-pasar tradisional kawasan Bantul.

37. Sawut

Sawut terbuat berasal dari parutan singkong dan gula jawa, keduanya dicampur lantas dikukus. Setelah matang, Sawut disajikan bersama parutan kelapa di bagian atasnya. Jajanan pasar tradisional khas Yogyakarta ini memiliki cita rasa manis dan gurih.

38. Lotek

Lotek sebetulnya juga makanan khas Jawa Barat, akan tetapi lumayan populer juga di kawasan Kota Yogyakarta. Jika dicermati sekilas, lotek mirip gado-gado tetapi berbeda. Isian lotek terhadap biasanya berbentuk sayuran fresh yang udah direbus seperti bayam dan kacang panjang, potongan lontong / ketupat, irisan kubis, irisan tomat, bakwan, lantas dicampur bersama sambal kacang.

Cita rasa lotek condong lebih manis berasal dari terhadap gado-gado atau pun pecel. Untuk menaikkan rasa pedas, biasanya para penjaja mengimbuhkan cabai waktu sistem pembuatannya sesuai pesanan pembeli. Beberapa warung lotek enak di Jogja yang populer antara lain Lotek Teteg, Lotek Bu Ning, dan Lotek Bu Bagyo.

39. Sego Pecel

Mirip bersama Lotek, Sego Pecel atau Nasi Pecel juga berbahan baku sayuran hijau yang udah direbus dan sambal kacang. Seporsi Sego Pecel biasanya memuat nasi putih, kacang panjang, kecambah / tauge, mentimun, daun singkong, kecipir, daun kemangi, dan siraman sambal kacang.

Sebagai lauk pendamping, para penjaja pecel terhadap biasanya menyediakan peyek / rempeyek, tempe, tahu, telor ceplok, telor asin, sate usus, sate telur puyuh, sate usus, dan ayam goreng. Asal mula pecel hingga waktu ini belum begitu sadar berasal dari mana sebab banyak area yang mengklaimnya. Pecel populer sebagai makanan khas Jogja, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Di Kota Yogyakarta sendiri, kabarnya Sego Pecel udah ada sejak jaman kerajaan dahulu kala. Salah satu warung pecel enak di Jogja yang populer legendaris adalah SGPC Bu Wiryo yang berdiri sejak tahun 1959. Namun, jikalau dambakan nikmati pecel khas Jawa Timuran, Anda sanggup singgah ke Pecel Pincuk Gumilang dan Pecel Bu Ramelan.

40. Sego Abang Lombok Ijo

Sesuai namanya, Sego Abang Lombok Ijo terdiri berasal dari nasi merah (sego abang) dan sayur lodeh cabai hijau (lombok hijau). Sebagai pendamping, bisanya disertakan juga gudeg daun pepaya dan lauk pauk seperti ayam, tempe, tahu, empal, dan juga pepes ikan.

Kini, makanan khas Gunung Kidul Yogyakarta ini udah lumayan jarang ditemui. Hanya ada beberapa tempat tinggal makan yang menyediakan menu Sogo Abang Lombok Ijo, diantaranya adalah Warung Mbah Wiji di Klarangan, Harjobinangun, Pakem, Sleman dan Warung Sego Abang Pari Gogo / Sego Abang Jirak di Jl. Semanu RT.06 / RW.32, Wonosari, Gunung Kidul.

41. Sego Koyor

Sego Koyor merupakan makanan khas Jogja yang terdiri berasal dari nasi putih dan sayur koyor (urat sapi). Cita rasa sayur koyornya gurih mirip seperti gule, jadi enak kecuali disantap bersama nasi putih hangat dan sambal. Bagi Anda yang tak biasa makan sayur koyor, mungkin akan merasa “enek”.

Salah satu warung kaki lima yang menjual nasi koyor enak di Jogja adalah Sego Koyor Bu Parman. Lokasinya terdapat di Jl. Brigjen Katamso No.111, Prawirodirjan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta. Jam buka merasa pukul 22.00 – 02.00 WIB (Minggu buka pukul 22.00 – 00.00 WIB). Tekstur koyornya merasa empuk dan kenyal.

42. Sambel Welut / Sambal Belut

Ngomongin kuliner khas Jogja, seakan tak ada habisnya. Hampir tiap tiap saat, kota ini menyuguhkan inovasi-inovasi makanan enak yang menggugah selera. Satu diantaranya adalah Sambel Welut / Sambal Belut Pak Sabar.

Sambel Belut merupakan style sambal yang dibuat Mengenakan bahan basic belut dan cabai. Pertama, belut dibersihkan lantas digoreng setengah matang. Belut selanjutnya kemudian dihilangkan durinya dan disuwir-suwir. Setelah itu, suwiran belut dimasukkan ke di dalam lumpang batu bersama bumbu (bawang putih, bawang merah, cabai segar, dan garam).

Campuran bahan-bahan selanjutnya ditumbuk hingga halus, lantas disajikan. Cita rasa sambalnya berbentuk pedas dan gurih, sesuai disantap bersama nasi putih hangat. Jika dambakan sensasi super pedas, Anda sanggup memesannya waktu sistem pembuatan sambal. Selain Sambal Belut, menu lain yang sanggup dinikmati antara lain belut goreng, oseng belut, dan olahan ikan gabus.

43. Carabikang

Kue tradisional bernama Carabikang ini terbuat berasal dari tepung beras, bentuknya mirip bunga yang tengah mekar. Cita rasanya manis bersama tekstur lembut berserat. Carabikang biasanya berwarna-warni berasal dari merah muda, cokelat, hijau, hingga putih. Menurut saya, paling lezat nikmati makanan khas Jogja ini waktu tetap hangat.

Penjual Carabikang enak di Jogja sanggup Anda temukan di pasar-pasar tradisional atau pun beberapa spot kaki lima. Misalnya Carabikang Bu Kasilah di Jalan Parangtritis (sebelah selatan Pasar Prawirotaman) dan Cara Bikang Bu Sri (pojokan Pasar Sleman). Jam buka biasanya pagi sekitar pukul 06.00 / 06.30 WIB – habis.

44. Nasi Kucing / Sego Kucing

Nasi Kucing merupakan nasi bungkus bersama porsi kecil, mungkin seukuran nasi waktu orang memberi makan kucing. Oleh sebab itu, makanan khas Jogja ini dikenal bersama nama Nasi Kucing. Lauk Nasi Kucing biasanya berbentuk sambal teri atau oseng tempe.

Nasi Kucing sanggup Anda temui di beragam angkringan Jogja yang buka berasal dari sore hari hingga malam. Selain Nasi Kucing, angkringan juga menyediakan menu lain seperti gorengan, jajan pasar, sate ati, sate usus, sate telur, kepala ayam, wedang jahe, kopi, teh, es jeruk, dan lainnya.

45. Sego Gurih

Sego Gurih atau Nasi Gurih adalah makanan khas Jogja yang biasanya dijual waktu perayaan Pasar Malam Sekaten. Sesuai namanya, nasi ini membawa rasa gurih kaya akan rempah, mirip seperti nasi uduk. Secara filosofi, Sego Gurih memiliki arti sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang udah diberikan oleh Allah SWT.

Sebagai lauk, Nasi Gurih biasanya ditambahi toping berbentuk irisan mentimun, daun kemangi, kedelai / kacang tanah goreng, serundeng, telur dadar, krecek, ayam, dan bawang goreng. Penjual Nasi Gurih waktu Sekaten sanggup Anda temukan terhadap area depan Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta.

46. Mie Ayam Tumini

Siapa seh yang tak bahagia mie ayam? Makanan sejuta umat khas Indonesia ini begitu gampang ditemukan berasal dari perkotaan hingga pelosok pedesaan. Masing-masing area biasanya memiliki sajian mie ayam bercita rasa khas yang jarang ditemui di area lain.

Salah satu mie ayam enak di Jogja yang populer legendaris adalah Mie Ayam Bu Tumini Sari Rasa Jati Ayu. Lokasinya terdapat di sebelah utara Terminal Bus Giwangan, tepatnya Jl. Imogiri Tim. No.187, Giwangan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jam buka merasa pukul 10.00 – 17.00 WIB.

Ciri utama makanan khas Jogja yang satu ini yakni ukuran mienya besar-besar dan kuah kaldu kental. Meskipun ukuran mienya lumayan besar, tetapi teksturnya kenyal dan lembut. Kuah kaldunya kaya akan rempah bersama cita rasa manis khas masakan Yogyakarta. Daging ayamnya begitu empuk, jadi menaikkan selera makan.

47. Cilok Gajahan

Cilok atau Aci Dicolok merupakan makanan khas Bandung yang berbentuk bulat seperti bakso, terbuat berasal dari tepung aci / kanji / tapioka. Cilok memiliki tekstur kenyal dan disajikan bersama sambal kacang, kecap, dan saus. Saat ini, cilok sepertinya udah menjadi hidangan Nusantara. Terbukti, banyak sekali penjaja cilok di tiap tiap daerah, juga Kota Yogyakarta.

Diantara puluhan pedagang cilok di Jogja, ada satu cilok yang hits banget, yakni Cilok Gajahan. Berbeda bersama cilok Bandung, Cilok Gajahan berukuran kecil-kecil. Namun, cita rasanya sungguh enak sebab adonannya Mengenakan campuran daging sapi asli.

48. Bakso Klenger

Istilah “Klenger” berasal berasal dari bahasa Jawa yang bermakna pingsan. Maksud berasal dari “Bakso Klenger” pasti bukan pingsan benaran, melainkan kenyang hingga tak sanggup makan. Pasalnya, warung bakso paling enak di Jogja ini memiliki menu bakso ukuran super jumbo, merasa berasal dari 1/4 kg, 2 kg, 3 kg, 5 kg, dan 20 kg.

Selain ukuran, isian baksonya pun lumayan begitu banyak ragam sesuaikan bersama makanan kekinian jaman now. Di sini ada bakso bersama isian telur ayam, keju, tetelan, dan cabai rawit. Tekstur baksonya merasa empuk, kuah kaldunya juga gurih tanpa membuat eneg.

49. Es Buah

Cuaca Kota Yogyakarta tengah panas? Saatnya Anda nikmati sajian es buah Jogja yang menyegarkan. Seporsi es buah biasanya memuat aneka potongan buah-buahan seperti melon, semangka, nangka, alpukat, nanas, pepaya, buah naga, mangga, kelapa, hingga kolang kaling, lantas diberi es batu / es gosrok / es serut dan disiram bersama gula cair, sirup, dan juga susu kental manis.

Cita rasa manis, segar, dan dingin akan Anda rasakan waktu mencicipi es buah. Ada lumayan banyak kedai es buah street food di kota Jogja berasal dari legendaris hingga kekinian, beberapa diantaranya antara lain Es Buah PK, Es Buah Pak Lantip (Es Buah Gerjen Keraton), Es Murni Magelang, Es Cemoro Tunggal Pak Jumadi, dan Es Buah Beringin.

50. Es Kopyor

Es Kopyor berbentuk minuman dingin bersama isian berbentuk daging kelapa, es batu, sirup, dan susu kental manis. Minuman khas Nusantara ini sanggup ditemukan diberbagai daerah, juga Yogyakarta. Untuk nikmati segelas es kopyor enak di Jogja, Anda sanggup singgah ke warung Gado-Gado Bu Hadi di di dalam Pasar Beringharjo atau warung Giri Tirto H. Atemo di Jl. Bantul Km 7.

51. Es Semlo

Es Semlo merupakan minuman khas Keraton Yogyakarta yang memuat irisan pisang dan kuah berasal dari campuran rempah, jeruk nipis, dan juga gula pasir. Agar tampilannya menarik, kuahnya sanggup ditambahkan kayu secang sehingga berwarna merah.

Jika memandang berasal dari bahan-bahannya, sepertinya Es Semlo memiliki rasa manis, asam, dan segar. Namun, lumayan sulit mendapatkan minuman khas Jogja yang satu ini. Jarang sekali ada pedagang kaki lima menjual Es Semlo. Untuk menikmatinya, Anda harus pergi ke restoran Bale Raos Kraton di Jl. Magangan Kulon No.1, Panembahan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta. Jam buka pukul 10.00 – 22.00 WIB.

52. Rujak Es Krim

Makanan khas Jogja pilihan Aneka Wisata selanjutnya adalah Rujak Es Krim. Sesuai namanya, makanan fresh ini terbuat berasal dari rujak lantas diberi toping es krim terhadap bagian atasnya. Rujak yang dipakai memuat serutan aneka buah-buahan seperti mentimun, mangga, kedondong, pepaya, nanas, dan juga bengkoang, lantas dicampur bersama sambal berasal dari asam jawa, kencur, gula jawa, cabai dan air.

Es krim yang dipakai biasanya berbentuk es puter. Rasa rujak es krim terbilang unik, ada perpaduan rasa pedas, asam, manis, dan dingin berasal dari es krimnya. Rujak es krim paling enak di Jogja sanggup Anda temukan di kedai kali lima Pak Nardi dan Pak Paino yang berlokasi di sekitar Jl. Harjowinatan, Purwokinanti, Pakualaman, Kota Yogyakarta.

53. Wedang Ronde

Gambar ilustrasi Minuman Khas Jogja : Wedang Ronde Minuman hangat khas Jogja bernama wedang ronde ini terlalu tepat disantap waktu malam hari atau cuaca dingin. Seporsinya memuat kolang kaling, candil, irisan roti tawar, kacang tanah, dan kuah jahe yang kaya akan rempah. Rasanya begitu fresh dan hangat di perut.

Tak terlalu sulit melacak wedang ronde enak di Jogja. Pasalnya, nyaris di tiap tiap sudut kota banyak penjaja ronde berkeliling atau pun mangkal Mengenakan gerobak saat malam tiba. Beberapa spot yang menjual wedang ini antara lain : Alun-Alun Kidul (Alkid), Kawasan Malioboro, Ronde Lek Dhie, Ronde Mbah Payem, dan lainnya.

54. Wedang Tahu

Selain wedang ronde, ada satu ulang minuman hangat berkuah jahe yang harus dicoba waktu cuaca dingin, yakni wedang tahu. Penjual wedang sadar populer di Jogja adalah Bu Sukardi yang mangkal tiap pagi Mengenakan tenda kecil di Jl. Kranggan No.75, Cokrodiningratan, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta (Depan Gudeg Bu Djuminten).

Seporsi wedang sadar memuat kembang sadar berasal dari sari kedelai dan kuah jahe nan hangat kaya akan rempah. Kembang tahunya memiliki tekstur lembut kenyal waktu disantap. Pas banget membuat minuman penyegar waktu pagi hari yang dingin atau pun waktu flu / pilek.

55. Wedang Uwuh

Kawasan Yogyakarta dan Solo dikenal membawa ramuan jamu-jamuan yang berfungsi bagi kesehatan. Satu diantaranya adalah Wedang Uwuh. Kata “uwuh” berasal berasal dari bahasa Jawa yang membawa arti “sampah”. Wedang Uwuh sebetulnya dikenal sebagai “wedang sampah”. Pasalnya, bahan-bahannya kecuali disatukan mirip seperti sampah pepohonan.

Wedang Uwuh merupakan minuman khas asal area Imogiri Bantul yang terbuat berasal dari bahan herbal seperti rimpang jahe, kayu secang, kayu manis, cengkeh, daun pala, batang serai / sereh, daun jeruk, dan gula batu / gula merah. Selain sebagai penghangat badan, wedang ini dipercaya memiliki khasiat untuk kebugaran tubuh.

Saat ini, bahan herbal Wedang Uwuh banyak dijual di toko maupun pasar tradisional. Anda tinggal membelinya, lantas menyeduh sendiri dirumah Mengenakan air hangat.

56. Kopi Joss

Kopi Joss terbuat berasal dari kopi hitam yang diseduh bersama air panas, lantas ke dalamnya dimasukkan sebuah bara api berasal dari arang. Saat bara api tentang air kopi, maka akan terdengar suara “josssss….”. Oleh sebab itu, minuman selanjutnya dinamakan Kopi Joss.

Untuk nikmati segelas Kopi Joss, Anda sanggup mempir ke warung Angkringan Kopi Jos Lik Man di Jl. Wongsodirjan, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta. Tepatnya, sebelah utara pintu timur Stasiun Tugu Jogja. Selain Lik Man, disana juga banyak terkandung angkringan lain yang menjual Kopi Joss.

57. Es Dawet

Es Dawet juga minuman dingin yang lumayan populer di area Yogyakarta dan Jawa Tengah. Bahan basic pembuatan dawet berasal berasal dari tepung beras atau pun tepung beras ketan. Dawet selanjutnya kemudian dicampur bersama santan, es batu / es serut, dan gula merah cair sehingga jadilah seporsi es dawet.

Tiap area memiliki sajian es dawet yang berbeda-beda. Misalnya, Es Dawet Ayu Banjarnegara memiliki ciri khas dawet berwarna hijau bersama tambahan potongan nangka terhadap gula cairnya. Sementara itu, Es Dawet Ireng berasal dari Purworejo dan Kebumen, memiliki ciri khas berbentuk dawet berwarna hitam.

Yogyakarta pun memiliki sejumlah warung es dawet yang populer manis dan segar. Spot es dawet enak di Jogja sanggup Anda temui di warung Es Dawet Pak Bagong dan Dawet Ringin Pak Bardi. Berbeda bersama dawet terhadap biasanya yang terbuat berasal dari tepung beras, ke dua warung selanjutnya Mengenakan tepung aren untuk dawetnya.

Dawetnya juga tak diberi pewarna hijau sehingga nampak putih pucat. Teksturnya merasa kenyal berpadu lezat bersama gula jawa cair, santan, dan es batu. Di sana juga ada tape yang sanggup ditambahkan ke di dalam es dawet. Anda tinggal menentukan sesuai selera, sudi es dawet tanpa tape atau es dawet bersama tape.

Demikianlah informasi singkat tentang begitu banyak ragam makanan dan minuman khas Jogja yang populer enak menggugah selera. Kira-kira, mana favorit Anda? Bagi kawan akrab traveler yang kebetulan udah pernah mencicipi beberapa kuliner di atas, sanggup berbagi pengalaman lewat kolom komentar. Sekian berasal dari saya, semoga bermanfaat.